Bersama Bahagia Dalam Naungan Islam

  • RAHASIA DI AKHIR TASYAHUD

    Sukses, ternyata tidak lepas dari kecerdikan dalam memilah dan memanfaatkan kesempatan, apapun bentuk kesuksesan itu. Sehingga memerankan strategi yang baik sangatlah penting dalam kehidupan seorang muslim.

  • SAATNYA AKU TIADA LAGI BERMIMPI

    Hunian super mewah di dunia belum ada apa-apanya jika dibandingkan dengan hunian yang Allah sediakan di surga. Untuk memilikinya pun bukanlah mimpi, bahkan seorang mukmin yang paling miskin pun bisa meraihnya, dan hal itu bukanlah perkara yang mustahil.

  • HAK-HAK ANAK TERHADAP ORANG TUA

    Hak-hak anak bagi orang tua ibarat biji-bijian yang hendak ditanamnya. Apabila biji-bijian ini ketika sebelum maupun setelah ditanamnya diperhatikan dan dirawat dengan baik, niscaya ia akan menjadi tanaman yang subur dan menghasilkan buah yang baik lagi banyak.

  • DOSA-DOSA PACARAN

    Cukuplah bagi kita, khususnya orang tua atau mereka yang di bawah tangannya tergenggam amanah akan pendidikan maupun perkembangan anak-anaknya, bahwa fakta maupun realita yang kerap terdengar dan menjadi santapan sehari-hari kita menunjukkan akan buruknya akibat dari sebuah pacaran.

Tampilkan postingan dengan label SERBA-SERBI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SERBA-SERBI. Tampilkan semua postingan

Ada Ghibah Yang Boleh Kok !


Kata Ghibah [ غيبة ] berakar dari kata [ غاب يغيب ] yang artinya tersembunyi, terbenam, tidak hadir, dan tidak tampak. Sedangkan kata ghibah sendiri sering dialihbahasakan dengan makna memfitnah, menggunjing atau mengumpat, karena si pengghibah telah membongkar dan mengungkapkan keburukan, aib dan kejelekan orang lain di hadapan manusia lainnya tanpa sepengetahuan orang tersebut, dalam ketersembunyian dan ketidakhadiran orang yang di ghibahinya, entah ia ridha atau tidak terhadap keburukan yang telah menjadi bahan pembicaraan di depan manusia lainnya.
Share:

Tamstil Wa Tasybih


Banyak perkara di antara keduanya atau lebih yang memilki kesamaan atau kemiripan. Dan kemiripan itu bisa terjadi pada satu titik atau pada beberapa titik. Sebagai contoh kecil saja, antara kucing dan harimau, titik kemiripan keduanya bisa pada anatominya yang sangat dekat sekali, hanya saja harimau itu bertubuh besar, sedangkan kucing itu  berukuran kecil. Dan harimau itu sering dikenal sebagai kucing raksasa, karena kemiripan anatominya yang sangat dekat, namun ia memiliki ukuran tubuhnya yang sangat besar.

Dalam istilah arab kata “ kemiripan “ itu dikenal dengan kata “ tamstil atau tasybih “. Kedua kata tersebut jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia berarti mirip atau menyerupai. Padahal ada titik perbedaan antara tamstil dan tasybih yang sangat berpengaruh terhadap makna sebuah ungkapan. Tamstil adalah kemiripan pada satu ada beberapa hal saja, sedangkan tasybih adalah kemiripan pada banyak hal.
Share:

Antara Iya dan Tidak


Pekan kemarin masih terngiang dalam batinku sebuah muhadharah [ ceramah ] yang disampaikan oleh salah seorang dosenku saat mengisi salah satu mata kuliah, beliau adalah seorang doktor yang memiliki karakteristik tersendiri. Sengaja tidak saya sebutkan namanya sebagai bentuk adab, rasa hormat dan menjaga nama baik beliau.

Sebenarnya apa yang disampaikan beliau kala itu bukanlah inti ceramah dari mata kuliahnya, tapi ia muncul secara spontan sebagai sebuah bumbu yang teracik tanpa tersengaja olehnya, sebuah nasihat yang tertutur olehnya karena terinspirasi dari apa yang dilihat dan didengarnya.
Share:

Dan Cela-lah dirimu sendiri


Saat diammu dari bertanya dalam lautan ketidakpahaman atau ketidaktahuan akan sesuatu, entah karena terhimpit rasa malu atau gengsi yang melumuri wajahmu, maka itu adalah sebuah kedzaliman terhadap dirimu sendiri.

Inilah yang kemudian menelurkan sebuah peribahasa [ Malu bertanya sesat di jalan ].

Maka kesesatan jalan yang kau tapaki selama ini adalah sebuah konsekuensi dari keengganan dan kebosanannmu untuk bertanya, entah itu karena malu atau gengsi yang kau biarkan tertumbuh subur dalam gemburnya hatimu.
Share:

Karena Kemurahan Dari-Nya


Betapa banyaknya dosa-dosa tertumpukan dalam diri kita dalam setiap harinya, begitu seringnya kesalahan dan ketergelinciran  berselancar dalam hati dan raga ini, entah itu yang tersengaja, terasa dan terzahirkan dalam pandangan kita, atau ia yang tiada tersengaja sama sekali adanya, tak terasa dan pula tersembunyi dari pandangan dan pengawasan kita.

Seandainya dosa-dosa itu Allah zahirkan dalam sebuah warna hitam pekat, maka betapa hitam kelamnya raga kita tertutupi olehnya hingga tiada terkenali lagi sebagai seorang manusia.

Atau dosa-dosa itu terzahirkan sebagai sebuah batu kerikil, maka betapa beratnya beban yang harus terpikul dalam pundak kita, bahkan kita pasti akan terkubur oleh tumpukan-tumpukan kerikil itu karena saking banyaknya dan tak berbilang lagi akan dosa-dosa yang pernah kita lakukan.
Share:

Antara Impian dan Harapan


Pernahkah kau berkunjung ke www.kompasiana.com, atau malah kau adalah satu dari sekian banyak ribuan kompasianer. Jikalau belum pernah membuka link tersebut, pula bukan bagian dari kompasianer, atau pernah membukanya namun hanya sekilas dan tidak sering, atau bahkan seorang kompasianer yang aktif update postingan setiap harinya di dalamnya, cobalah sekarang kunjung link tersebut sekilas saja atau bukalah beberapa menit saja untuk melihat-lihat dan mengamatinya.

Apa yang tertemukan dari hasil pengamatan singkatmu ? sederhana saja, setuju atau tidak, masalah buat lho ! kau pasti akan melihatnya di beranda www.kompasiana.com dalam setiap menitnya terupdate postingan baru [ tulisan ] dari para kompasiner.

Tulisannya pun beragam jenis, mulai dari opini, politik, ekonomi, budaya, bahasa, cerita fiksi, motivasi, inspirasi, warta, pengalaman pribadi, deskripsi sebuah daerah atau tempat wisata, edukasi, keluarga dan sebagainya.
Share:

Hantu Jarkoni


Sebagian orang, terlebih orang jawa jelas tiada terasa asing dengan kalimat “ jarkoni.“ namun bagi orang yang tiada mengerti bahasa jawa, mayoritas mereka – jika tidak bisa terkatakan semuanya – tidaklah tahu apa itu jarkoni.

Jarkoni sebenarnya singkatan dari [ Bisa ngajar ora bisa nglakoni ], dalam ungkapan lainnya ; berkata tanpa mau berbuat, mengatakan sesuatu yang kau tak mau mengamalkannya, atau berdakwah dan mengajak manusia kepada kebaikan, namun dirinya sendiri tak mau mengamalkannya, atau melarang dari sesuatu, tapi malah dirinya sendiri adalah orang pertama yang melanggar larangan itu.

Banyak manusia yang terbanyang-banyangi oleh kalimat jarkoni dan terhantui olehnya dalam menebar kebaikan. Terlebih secara syara’, perbuatan jakroni memiliki konsekuensi ancaman keras dari Allah.
Share:

Yang Tiada Ada Habisnya


Mungkin kau pernah belajar kitab Silsilah Ta’lim al-Lughah al-Arabiyah, tapi saya kurang ingat dengan pastinya, entah itu di kitab Ta’bir, atau Qira’ah, atau Nahwu Sharaf dan untuk mustawa [ tingkat ] berapa ? seingat saya di sana ada satu cerita menarik sarat makna.

Bagi anda yang telah belajarnya, mungkin cerita itu hanya sekedar sebuah nostalgia belaka tentang awal-awal belajar akan dasar-dasar bahasa arab. Dan bagi anda yang belum pernah membaca atau mungkin mendengarnya, mudah-mudahan cerita itu menjadi satu dari sekian banyak cerita yang akan terdulang darinya banyak faidah.

Tapi, saya berharap bahwa dari cerita itu banyak faidah terserap darinya bagi siapa saja yang mau membacanya atau menggali nilai-nilai dan faidah yang tersimpan di baliknya, termasuk diri saya sendiri.
Cerita itu adalah sebuah cerita tentang seorang ayah bersama anak kecilnya dan seekor keledai hewan tunggangannya. Redaksi cerita itu kurang lebih seperti berikut ini ;
Share:

Ainul Yaqin


Pernahkah kau melihat Monas [ Monumen Nasional ] di Ibu kota Jakarta secara langsung, menyaksikannya dengan mata kepala sendiri, menikmati pemandangan di sekelilingnya lewat puncaknya ?

Apa yang kau rasakan ? bukankah terasa beda adanya antara melihat secara langsung lewat mata kepala sendiri dengan melihatnya lewat rekaman video, meski video itu memberikan secara detail informasi dan menyorotnya setiap sudut ruang dari monas itu sendiri.

Atau sebuah kesaksianmu secara langsung akan sebuah kecelakaan tragis yang pernah terjadi di depan matamu. Maka kejadian itu sangat jauh beda terasanya jika dibandingkan penglihatanmu lewat sebuah rekaman CCTV atau sebuah video yang kau downloadnya dari situs youtobe. Meski secara jelas dan gamblang bahwa kejadian itu terekam dalam video itu.
Share:

Yang Maha Tahu


Kau pernah berdo’a, bahkan kerap kali kau panjatkan do’a kepada Sang Khaliq, namun saya yakin pernah terbesit pula dalam benakmu mengapa do’a belum juga terkabulkan. Dan hal itu kerap kali pula menghinggapi perasaanku.

Kun pula pernah berharap, bahkan kerap kali kau berharap akan sesuatu dan sangat berhasrat untuk segera melihatnya bersanding di sisimu, namun tak jarang pula terbesit rasa mengapa harapan itu tak kunjung tiba.

Atau yang lebih nyata, kau jelas pernah berambisi untuk kaya, memiliki rumah dan kendaraan yang bagus, atau menikah dengan si fulan yang berkarakter begini dan begitu, atau dengan si fulanah yang memiliki ciri-ciri ini dan itu, atau berambisi tentang ini dan itu, namun terbesit pula sebuah rasa mengapa kemiskinan masih saja melilit kehidupanmu, belum tersentuh pula ini dan itu yang selama ini menjadi ambisimu, padahal telah berlalu masa lamanya ambisi itu tertumbuhkan dalam dirimu.
Share:

Dan Mereka Juga Manusia


Siapa yang tiada mengenal Imam An-Nawawi [ Abu Zakaria Muhyidin  Yahya bin Syaraf An-Nawawi, wafat 676 H ]. Beliau adalah seorang ulama syafi’iul madzhab yang telah menelurkan karya-karya luar biasa dalam hidupnya, seperti Kitab Al-Majmu’ Syarh Al-muhadzab dalam disiplin ilmu fiqih islam, pula kitab Raudhatu Ath-Thalibin Wa Umdatul Muftin, atau Kitab Minhaju Ath-Thalibin.

Atau dalam disiplin ilmu hadits beliau juga telah mengarang sebuah Kitab Riyadhu Ash-Shalihin, kitab yang sangat terkenal dan menjadi rujukan bagi umat islam, sehingga banyak sekali para ulama yang berhasrat dan berhajat untuk mensyarah kitab tersebut agar semakin terbentang lagi faidah yang terdulang darinya bagi umat islam. Pula ada kitab Al-Minhaj Syarh Shahih Muslim bin Al-Hijaj [ syarh shahih Muslim ] yang menjadi referensi utama bagi para ulama dan para thulabul ilmi. Dan kitab-kitab yang lainnya yang menjadi karya beliau yang sangat berfaidah bagi umat manusia.
Share:

Filosofi Kaca

Kaca adalah benda antik dan memiliki nilai artistik tersendiri jika telah dicetak menjadi sebuah hiasan. Kita sering temukan dan melihat kaca di sekeliling kita, ia ada di jendela, di pintu, di meja, ada juga yang di jadikan genteng, asbak, pot bunga, hiasan beragam replika, gelas, piring, cermin, dan sebagainya.

Ternyata, kaca yang sudah menjadi bagian dari kehidupan kita, memiliki banyak filosofinya. Filosofi yang mengilustrasikan kita sebagai manusia, sifat-sifat manusia, atau nilai-nilai lain yang apabila kita mau beribrah darinya, maka banyak pelajaran yang dapat terambil darinya.
Share:

Lucu Sendiri


Kala kecilmu, kau mungkin pernah menulis sesuatu, atau mencoret-mencoret buku tulis, entah itu puisi, atau pengalaman pribadi kah, atau artikel kecil kah, atau kerap kali mengisi buku diary-mu dengan  coretan-coretan kecil, memuntahkan rasa atau gejolak hatinya, atau coretan-coretan lain yang semisalnya.

Di saat kau duduk di jenjang bangku sekolah tingkat lanjutan, ternyata coretan-coretan kecilmu saat kau di tingkat sekolah dasar masih tersimpan rapih. Kau pun merasa penasaran untuk membukanya, membaca dan bernostalgia dengannya. Bisa dipastikan kau akan tersenyum dan lucu sendiri di saat melihat dan membaca ulang tulisanmu hasil coretan lentik jari jemarimu di masa kecilmu.
Share:

Neraca Baik Buruk


Allah menciptakan sesuatu itu berpasang-pasangan, di antaranya adalah baik dan buruk. Kedua perkara ini memiliki neraca syariat yang absolut, tidak bisa diganggu gugat, dan ditentang oleh akal manusia. Karena neraca ini bersumber dari Allah yang Maha Adil dan Maha Bijaksana.

Adapun neraca akal manusia terhadap kedua perkara di atas adalah bersifat relatif, berbeda antara manusia yang satu dengan manusia yang lainnya, karena masing-masing memiliki sudut pandang dan kepentingan tersendiri.
Share:

Cingkrang Berjenggot


Sepuluh tahun silam, ketika saya masih tinggal bersama kedua orang tua di kampung halaman yang asri, saya belum mengenal islam seperti sekarang ini. Yang saya tahu kala itu umat islam begitu indah, harmonis, tanpa ada perselisihan seramai saat ini. 

Apa itu bid'ah atau sunnah, para penjenggot atau pencingkrang, penjubah atau penggamis belum terbesit adanya beda dengan yang lainnya. Semua terasa biasa, mereka jumatan, sholat jamaah, tarawih kala romadhon, puasa, atau semisalnya. Dan itulah islam yang saya tahu sedari kecilku di kampung.
Share:

Mata Picek Kuping Budeg


Saya pribadi sangat bersyukur kepada Allah dan mengapresiasi perkembangan dakwah ahlus sunnah di bumi pertiwi ini yang semakin pesat. Hal ini seiring semakin banyaknya anak negeri yang menimba ilmu syar'i di timur tengah, tanah yang menjadi sumber terpancarnya dakwah al-haq ke seluruh penjuru dunia.

Pula tak lepas dari andilnya KSA [ Kerajaan Arab Saudi ] yang sangat besar dalam mempermudah generasi muda islam di seantero dunia untuk menuntut ilmu syar'i di negerinya,termasuk generasi muda indonesia. Bukan sebatas itu, KSA juga membuka cabang Universitas Islam Ibnu Saud di beberapa negeri, termasuk Indonesia dengan beasiswa penuh, yakni LIPIA [ Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab di Jakarta ].
Share:

KERE akhir TAHUN 2012


Keren bukanlah kere [ miskin tak berpunya ], tapi kere tak bisa membatasi diri untuk keren, setidaknya pernah berlaga keren. Kamu pasti pernah merasa atau bergaya keren di hadapan yang lain, terlebih di depan cewek atau akhwat bagi yang mengaku ikhwan. Atau di hadapan cowok atau ikhwan bagi yang merasa akhwat.

KEREN : tampak gagah, tangkas, galak, garang, atau berpakaian dan berdandan rapi.

KERE   : miskin tak berpunya harta untuk kebutuhan sehari-hari tersebab penghasilan yang tak tercukupkan.
Share:

PU PU PU . . . PUTUS LAGI


Kejadian kemarin sore hingga pagi ini mengingatkan memoriku akan indahnya kampung halaman sepuluh tahun yang lalu. Bagi sebagian teman mungkin merasa ia tak ada nilainya, bahkan yang saya rasakan sendiri hanya keluh kesah atau ngegrundel mereka sembari komat kamit atau ngomel menyalahkan yang teranggap salah atau pantas dianggap salah menurutnya, tapi bagi saya ia sungguh bernilai akan kenangan kala masih di kampung.

Emangnya kejadian apa sih kok kayaknya bermoment sekali bagiku. JEPREET .. Ya sekedar suara sekreng yang turun berimbas mati lampu. Ternyata konsleting aliran listrik di kosan tempat saya tinggal.
Share:

Maling, Siapa Ngaku ! Maling Tetap Maling


Maling = Pencuri = Saarik [ dalam bahasa arab ]

Secara etimologi [ bahasa ], mencuri adalah mengambil sesuatu yang bukan haknya secara sembunyi-sembunyi.

Secara terminologi [ istilah ] syar'i yakni mengambil harta berharga milik orang lain dan mengeluarkannya dari tempat penyimpanannya tanpa syubhat baginya secara sembunyi-sembunyi. [ 1 ] 
Share:

Rumah Hantu dalam Superstrap


Seorang anak terdiam di depan televisi, hampir setengah jam lebih matanya terpaku menatap ke layar TV, sesekali tersenyum, lalu lama terdiam dan tiba-tiba mengikil atau tertawa berbahak-bahak.

Kedua tangannya juga tak hanya kaku terdiam, ia terbawa emosi batin sembari memukul-mukul ke lantai atau dinding, mungkin kalau ada teman nonton di sampingnya, ia akan menjadi sasaran pukulan bahkan tendangan refleks si Madun yang sarat emosi.
Share:

PALING BANYAK DIBACA

ARSIP

Followers